<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>SP18 &#187; Lawakan</title>
	<atom:link href="http://www.sp18.com/category/lawakan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sp18.com</link>
	<description>Daily Jokes</description>
	<lastBuildDate>Sat, 24 Apr 2010 01:53:43 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Lima Belas Juta</title>
		<link>http://www.sp18.com/2009/10/13/lima-belas-juta/</link>
		<comments>http://www.sp18.com/2009/10/13/lima-belas-juta/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Oct 2009 03:31:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Erwin Kodiat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lawakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sp18.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Wonokairun pergi ke Tretes dan mampir di Wisma Rindu Malam. Isinya perempuan-perempuan cantik dan bahenol, kakinya mulus-mulus ga ada yang bubulen (bekas gatal-gatal. red)
Wonokairun disambut oleh Mama Wisma. &#8220;Aku ingin bertemu dg Sablah&#8221; ujar Wonokairun.
&#8220;Pak, Sablah itu perempuan paling cantik disini, taripnya juga paling mahal&#8221; jawab Mama Wisma.
&#8220;Anda pasti tidak sanggup membayar, saya carikan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wonokairun pergi ke Tretes dan mampir di Wisma Rindu Malam. Isinya perempuan-perempuan cantik dan bahenol, kakinya mulus-mulus ga ada yang bubulen (bekas gatal-gatal. red)</p>
<p>Wonokairun disambut oleh Mama Wisma. &#8220;Aku ingin bertemu dg Sablah&#8221; ujar Wonokairun.</p>
<p>&#8220;Pak, Sablah itu perempuan paling cantik disini, taripnya juga paling mahal&#8221; jawab Mama Wisma.<br />
&#8220;Anda pasti tidak sanggup membayar, saya carikan yang lain aja ya&#8221;</p>
<p>&#8220;Ga..!, aku harus ketemu Sablah&#8221; paksa Wonokairun.</p>
<p>Akhirnya Si Mama menyuruh Sablah keluar dari kamar. Wonokairun terperanjat waktu melihat Sablah.. Sablah memang cantik sekali.</p>
<p>&#8220;Pak, anda sudah tahu kan kalo taripku lima juta sekali booking?&#8221; tanya Sablah memastikan. Tanpa banyak omong, Wonokairun langsung mengeluarkan uang satu bendel yang berjumlah 5 juta. Setelah itu, Wonokairun digandeng Sablah masuk menuju arena pertempuran. Selesai diservis Wonokairun langsung pergi.</p>
<p>Besoknya Wonokairun datang lagi ke Wisma Rindu Malam. &#8220;Aku mau ketemu dengan Sablah&#8221; kata Wonokairun.</p>
<p>&#8220;Pak, walaupun kemarin anda sudah booking Sablah, taripnya masih tetep lho, ga ada diskon.&#8221; ujar Mama.</p>
<p>&#8220;Pokoknya sy mau ketemu dg Sablah&#8221; Wonokairun memaksa lagi. Orang-orang di Wisma Rindu Malam mulai kasak-kusuk membicarakan Wonokairun.</p>
<p>Akhirnya  Si Mama memanggil Sablah. &#8220;Pak, anda sudah tau kan kalo taripku lima juta sekali booking?&#8221;. tanpa banyak omong Wonokairun langsung mengeluarkan uang satu bendel berjumlah 5 juta.</p>
<p>Setelah itu mereka langsung masuk kamar. Selesai diservis  Wonokairun langsung pergi.</p>
<p>Besoknya lagi Wonokairun kembali ke Wisma Rindu Malam. &#8220;Saya mau ketemu dg Sablah&#8221; ujarnya. &#8220;Pak, walaupun kemarin anda sudah 2 kali booking Sablah, taripnya tetep lho ga ada diskon&#8221; jawab Si Mama.</p>
<p>&#8220;Saya harus ketemu Sablah&#8221; Wonokairun memaksa. Orang-orang disekitar makin ramai membicarakannya, tapi Wonokairun cuek aja. Akhirnya Si Mama memanggil Sablah.</p>
<p>&#8220;Pak, Anda sudah tau kan kalo tarip saya lima juta sekali booking?&#8221;. tanpa banyak omong Wonokairun langsung mengeluarkan uang satu bendel yang berjumlah 5 juta. Setelah itu mereka menuju ke kamar.</p>
<p>Selesai menyervis, Sablah penasaran dan bertanya pada Wonokairun, &#8220;Pak, Anda memang tidak ada duanya. seumur-umur belum pernah ada yang berani membookingku 3 kali berturut selama 3 hari. Dari desa mana anda?&#8221;</p>
<p>&#8220;Aku dari Desa Sepanjang&#8221; jawab Wonokairun.</p>
<p>&#8220;Benarkah?..aku juga punya saudara disana&#8221; ujar Sablah kaget.</p>
<p>&#8220;Ya, aku sudah tau. Ayahmu meninggal sebulan yang lalu. Kakakmu mencarimu tapi tidak ketemu, lalu menyuruhku mencari kamu untuk menyerahkan uang warisan sebanyak 15 Juta&#8230;..&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sp18.com/2009/10/13/lima-belas-juta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Biaya Kuliah Kedokteran</title>
		<link>http://www.sp18.com/2009/10/11/biaya-kuliah-kedokteran/</link>
		<comments>http://www.sp18.com/2009/10/11/biaya-kuliah-kedokteran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 11 Oct 2009 09:40:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Erwin Kodiat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lawakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sp18.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Seorang dokter tua di kota kecil akhirnya berlibur.
Ia menugasi anak laki-lakinya, yang baru saja lulus sekolah kedokteran, untuk menjaga pasiennya.
Saat sang ayah pulang, ia bertanya pada anaknya apakah terjadi sesuatu yang tidak biasa.
&#8220;Aku menyembuhkan penyakit Nyonya Ida yang sudah dideritanya selama 30 tahun,&#8221; jawab sang anak dengan bangga.
Ayahnya marah, &#8220;Penyakit Nyonya itu yang membuatmu bisa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang dokter tua di kota kecil akhirnya berlibur.<br />
Ia menugasi anak laki-lakinya, yang baru saja lulus sekolah kedokteran, untuk menjaga pasiennya.</p>
<p>Saat sang ayah pulang, ia bertanya pada anaknya apakah terjadi sesuatu yang tidak biasa.</p>
<p>&#8220;Aku menyembuhkan penyakit Nyonya Ida yang sudah dideritanya selama 30 tahun,&#8221; jawab sang anak dengan bangga.</p>
<p>Ayahnya marah, &#8220;Penyakit Nyonya itu yang membuatmu bisa sekolah selama ini sampai lulus sekolah kedokteran! Kok malah kamu sembuhkan itu bagaimana?&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sp18.com/2009/10/11/biaya-kuliah-kedokteran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Telur Bebek</title>
		<link>http://www.sp18.com/2009/10/04/telur-bebek/</link>
		<comments>http://www.sp18.com/2009/10/04/telur-bebek/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2009 15:20:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Erwin Kodiat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lawakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sp18.com/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Merayakan ulang tahun perkawinan ke 50-nya, seorang kakek bermaksud membeli hadiah buat si nenek.
Berangkatlah si kakek naik bis sambil berpikir, “Beli apa ya?”
Di sebelah kebetulan duduk seorang gadis yang tengah membaca majalah yang di sampulnya ada iklan bra. Si kakek dapat ide untuk memberi hadiah bra buat nenek. Sampai di toko lingerie, kakek tampak kaget [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Merayakan ulang tahun perkawinan ke 50-nya, seorang kakek bermaksud membeli hadiah buat si nenek.<br />
Berangkatlah si kakek naik bis sambil berpikir, “Beli apa ya?”<br />
Di sebelah kebetulan duduk seorang gadis yang tengah membaca majalah yang di sampulnya ada iklan bra. Si kakek dapat ide untuk memberi hadiah bra buat nenek. Sampai di toko lingerie, kakek tampak kaget dengan begitu banyak pakaian dalam bergantungan.<br />
“Beli apa, kek?” kata penjaga toko kaget karena ada kakek-kakek ke tokonya.<br />
“Mau beli BH buat nenek.”<br />
Si penjaga toko bertanya, “Ukurannya berapa?”<br />
Si kakek terlihat bingung, “Nah itu&#8230; masalahnya kakek lupa nomornya dan nggak bawa contoh..”<br />
Si penjaga toko mencoba cari ukuran, “Mungkin sebesar jeruk bali, kek?”<br />
Si kakek masih terlihat bingung, “Wah, kegedean.”<br />
Si penjaga toko iseng bertanya, “Jeruk Garut, kali ya?”<br />
Kakek berpikir sejenak, “Kayaknya masih kegedean.”<br />
Penjaga toko bingung, tapi tak hilang akal, “Oh ya, mungkin sebesar telur bebek?”<br />
Si kakek tampak bersemangat karena tebakan penjaga toko itu tepat, “Ha, betul!”<br />
Matanya berbinar, “Tapi, yang didadar.”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sp18.com/2009/10/04/telur-bebek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kotak Hitam</title>
		<link>http://www.sp18.com/2009/10/01/kotak-hitam/</link>
		<comments>http://www.sp18.com/2009/10/01/kotak-hitam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2009 07:25:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Erwin Kodiat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lawakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sp18.com/?p=44</guid>
		<description><![CDATA[Tiga orang perempuan sedang dalam perjalanan naik pesawat terbang. Setengah jam setelah mengudara, pilot mengumumkan adanya gangguan dan para penumpang diminta untuk mempersiapkan diri karena pesawat akan mendarat darurat.
Perempuan pertama segera memakai semua perhiasannya, mulai dari kalung, gelang, cincin dan anting. Dengan pandangan tak mengerti, kedua perempuan yang lainnya bertanya apa maksud dari tindakan tersebut.“Dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tiga orang perempuan sedang dalam perjalanan naik pesawat terbang. Setengah jam setelah mengudara, pilot mengumumkan adanya gangguan dan para penumpang diminta untuk mempersiapkan diri karena pesawat akan mendarat darurat.<br />
Perempuan pertama segera memakai semua perhiasannya, mulai dari kalung, gelang, cincin dan anting. Dengan pandangan tak mengerti, kedua perempuan yang lainnya bertanya apa maksud dari tindakan tersebut.“Dengan memakai semua perhiasan ini, semua orang akan tahu kalau aku kaya. Jadi mereka akan menolongku lebih dulu,” jawabnya.<br />
Perempuan kedua segera membuka blus dan bra-nya. Ketika yang lain bertanya, ia menjawab, “Ketika regu penolong datang, mereka akan langsung melihat betapa seksinya dadaku dan aku akan ditolong lebih dulu.”<br />
Perempuan ketiga yang kebetulan berkulit sangat hitam melepaskan celana luar dan dalamnya. Kemudian ia berkata, “Biasanya sih, orang-orang akan mencari kotak hitam lebih dulu.”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sp18.com/2009/10/01/kotak-hitam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wanita Penyelamat</title>
		<link>http://www.sp18.com/2009/09/29/wanita-penyelamat/</link>
		<comments>http://www.sp18.com/2009/09/29/wanita-penyelamat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Sep 2009 05:05:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Erwin Kodiat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lawakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sp18.com/?p=42</guid>
		<description><![CDATA[Seorang wanita cantik tengah menikmati perjalanannya dengan kapal pesiar. Untuk mengenang perjalanannya, dia menulis dalam buku harian.
Tanggal 13:
Sebuah keberuntungan buatku.
Aku berhasil mengenal kapten kapal dan ternyata dugaanku benar. Dia sangat gagah&#8230;
Aaah beruntungnya aku.
Tanggal 14:
Tanpa kuduga sang kapten mengajakku makan malam dan&#8230;
Alamak dia juga memuji kecantikanku&#8230;
Aku jadi tersanjung.
Tanggal 15:
Dia mengajak makan malam lagi. Sang kapten ternyata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang wanita cantik tengah menikmati perjalanannya dengan kapal pesiar. Untuk mengenang perjalanannya, dia menulis dalam buku harian.</p>
<p>Tanggal 13:<br />
Sebuah keberuntungan buatku.<br />
Aku berhasil mengenal kapten kapal dan ternyata dugaanku benar. Dia sangat gagah&#8230;<br />
Aaah beruntungnya aku.</p>
<p>Tanggal 14:<br />
Tanpa kuduga sang kapten mengajakku makan malam dan&#8230;<br />
Alamak dia juga memuji kecantikanku&#8230;<br />
Aku jadi tersanjung.</p>
<p>Tanggal 15:<br />
Dia mengajak makan malam lagi. Sang kapten ternyata nakal juga.<br />
Dia mulai berani mengajakku bercinta dan menunggu jawabanku besok.</p>
<p>Tanggal 16: Dia menagih janji.<br />
Dengan jual mahal kutolak dia.<br />
Eh&#8230;dia malah mengancam akan menenggelamkan kapal beserta 1200 penumpangnya.</p>
<p>Tanggal 17:<br />
Pagi yang cerah. Aku bangga bisa menyelamatkan nyawa 1200 penumpang.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sp18.com/2009/09/29/wanita-penyelamat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Onta dan Pramugari</title>
		<link>http://www.sp18.com/2009/09/28/onta-dan-pramugari/</link>
		<comments>http://www.sp18.com/2009/09/28/onta-dan-pramugari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2009 03:06:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Erwin Kodiat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lawakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sp18.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Di tengah padang pasir saat terik matahari siang, Hasim bersama ontanya berjalan sendirian. Tiba-tiba timbul gairah seks yang menggebu-gebu, Hasim berpikir, “Kenapa sekarang? Di tengah padang pasir begini dengan siapa saya harus melampiaskannya?”
Karena sudah nafsu dan pengaruh dahsyatnya terik matahari padang pasir membuat otaknya sedikit error, diapun berpikir untuk melampiaskan nafsunya pada ontanya. Melihat gelagat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di tengah padang pasir saat terik matahari siang, Hasim bersama ontanya berjalan sendirian. Tiba-tiba timbul gairah seks yang menggebu-gebu, Hasim berpikir, “Kenapa sekarang? Di tengah padang pasir begini dengan siapa saya harus melampiaskannya?”<br />
Karena sudah nafsu dan pengaruh dahsyatnya terik matahari padang pasir membuat otaknya sedikit error, diapun berpikir untuk melampiaskan nafsunya pada ontanya. Melihat gelagat aneh majikannya tersebut, si onta berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Hasim pun mengejarnya, namun onta itu sepertinya terlalu cepat untuk dikejar.</p>
<p>Tiba tiba ada pesawat yang melintas di tengah padang pasir tersebut dengan api membakar kedua mesinnya dan pesawat pun itu jatuh sekitar 50 meter dari Hasim berdiri. Hasim menghampiri pesawat tersebut, tak ada satupun penumpang yang terlihat selamat. Saat Hasim akan pergi meninggalkan pesawat tersebut, dia melihat seorang pramugari seksi tergolek tak jauh dari bangkai pesawat. Begitu didekati ternyata pramugari itu masih hidup dan Hasim pun merawat pramugari tersebut.</p>
<p>Begitu pramugari itu bangun, ia langsung memeluk Hasim dan bilang, “Anda telah menyelamatkan saya. Saya akan melakukan apa saja untuk membuat Anda senang.”<br />
Hasim pun menyambut dengan gembira, “Serius nih? Apa saja?”<br />
Pramugari itu berkata dengan nada menggoda,“Apa saja walaupun itu melelahkan”.<br />
Hasim pun langsung memegang tangan pramugari tersebut dan berkata, “Tolong bantu tangkap onta saya, ya!”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sp18.com/2009/09/28/onta-dan-pramugari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bego dan Cakep</title>
		<link>http://www.sp18.com/2009/09/27/bego-dan-cakep/</link>
		<comments>http://www.sp18.com/2009/09/27/bego-dan-cakep/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 00:19:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Erwin Kodiat</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lawakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sp18.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Ada suami yang suatu hari ngomong ma istrinya &#8220;Aku tidak mengerti bagaimana kamu  bisa bego tapi tetap aja cakep.&#8221;
Istrinya jawab, &#8220;Tuhan bikin aku cakep biar kamu suka sama aku, tapi aku juga dibikin bego biar aku suka sama kamu&#8221;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada suami yang suatu hari ngomong ma istrinya &#8220;Aku tidak mengerti bagaimana kamu  bisa bego tapi tetap aja cakep.&#8221;</p>
<p>Istrinya jawab, &#8220;Tuhan bikin aku cakep biar kamu suka sama aku, tapi aku juga dibikin bego biar aku suka sama kamu&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sp18.com/2009/09/27/bego-dan-cakep/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
